Tuesday, October 6, 2015

MACAM-MACAM JAJANAN FAVORIT FESTIVAL JEPANG

bila kita suka pergi ke festival Jepang, jajanan khas Jepang seperti ini pasti banyak yang menjual . ternyata jajanan festival khas Jepang ini banyak macamnya lo...


yakitori
yakitori (やきとり) adalah sate khas dari Jepang yang umumnya menggunakan daging ayam. Potongan daging, kulit, hati, jantung, dan hempela dipotong kecil ukuran sekali gigit, ditusuk dengan tusukan bambu, lalu dibakar dengan api arang atau gas. berbeda dengan sate Indonesia yang menggunakan bumbu kacang, yakitori dibumbui dengan sake, mirin, shoyu, dan gula.

penjual yaitori





okonomiyaki

okonomiyaki Hiroshima

okonomiyaki

bentuk okonomiyaki ini bulat seperti telur dadar. di Indonesia sering juga disebut dengan martabak Jepang atau pizza Jepang. Okonomiyaki terbuat dari adnoan tepung terigu, telur, air, sayuran dan daging, setelah itu di atasnya dilumuri saus okonomiyaki yang rasanya enak sekali. okonomiyaki juga cukup populer lho di Indonesia.



takoyaki

takoyaki
adonan takoyaki hampi mirip dengan okonomiyaki. takoyaki berbentuk bulat dengan isi biasanya gurita rebus, daun bawang,  acar jahe dan ditambah topping saus takoyaki, serutan ikan cakalang dan rumput laut kering.




yakisoba
yakisoba

yakisoba ini mirip sekali dengan mi goreng. di dalam yakisoba biasanya terdapat potongan kol, tauge, potongan daging dan acar jahe. meskipun kelihatannya seperti mi goreng biasa, tapi yakisoba ini makanan favorit yang ada di festival musim panas.



ikayaki

ikayaki
ikayaki adalah cumi cumi yang ditusuk dengan tusukan sate kemudian dipanggang dengan bumbu khusus. rasa bumbu yang meresap menjadikan ikayaki sebagai salah satu jajanan favorit di festival Jepang.


choco banana

choco banana
choco banana terbuat dari pisang yang ditusuk kemudian dicelupkan ke dalam cokelat dan diberi hiasan permen warna warni.



jagung bakar




jagung bakar juga termasuk dalam makanan favaorit di festival jepang lo.



taiyaki


taiyaki
kue manis berbentuk ikan ini biasanya diisi dengan cokelat, keju, pasta kacang merah atau puding custard.



dango

dango




kakigori


kakigori
di saat festival musim panas kakigori merupakan salah satu jajanan favorit. terbuat dari serutan es batu dan disiram dengan sirup aneka rasa.




karaage


karaage
karaage merupakan ayam goreng khas jepang. penyajiannya ada yang ditusuk dengan tusukan sate, ada pula yang tidak.




ringo ame


ringo ame
ringgo ame adalah apel yang ditusuk dengan tusukan sate kemudian dicelupkan ke cairan permen dan dibiarkan sampai mengeras. biasanya dalam festival juga menjual ichigi ame (permen stroberi)




jaga bata

jaga bata
jaga bata adalah kentang panggang yang diolesi mentega.



gula kapas (watame)

watame
kalo yang ini namanya watame atau gula kapas. bentuknya sama kok dengan yang dijual di Indonesia.




corn dog


 makanan ini berasal di amerika tapi populer juga di jepang terutama saat festival. terbuat dari sosis yang dilumuri adanon tepung kemudian digoreng. biasanya dimakan dengan pelengkap saus sambal dan mustard.




karumeyaki

karumeyaki
Rasa karumeyaki manis sekali karena terbuat dari karamel yang dipanggang. biasanya penggemar karumeyaki adalah anak-anak.



kasutera
kasutera

kasutera (castella) adalah kue sponge khas dari Nagasaki. Rasanya manis dan biasanya dicetak dalam bentuk kecil dan lucu banyak digemari saat festival.



shioyaki

shioyaki
shioyaki adalah ikan yang ditusuk dengan tusukan sate dan dilumuri garam, kemudian dipanggang. Sekilas agak mirip dengan ikan asin yang ada di Indonesia .





Thursday, October 1, 2015

WARNA WARNA DALAM BAHASA JEPANG

kata 'warna' dalam bahasa jepang yaitu iro = 色(いろ)

berikut ini adalah nama-nama warna dalam bahasa Jepang:
hitam =  黒い(くろい)kuroi
putih = 白い(しろい)shiroi
merah = 赤い(あかい)akai
biru = 青い(あおい)aoi
hijau = 緑(みどり)midori
kuning = 黄色い(きいろい)kiiroi
ungu = 紫(むらさき)murasaki
abu- abu= 灰色(はいいろ)haiiro
cokelat = 茶色(ちゃいろ)chairo
merah muda = 桃色 (ももいろ)momoiro
oranye = オレンジ色(オレンジいろ)orenji iro




Thursday, May 7, 2015

ACARA TAHUNAN DI JEPANG (年中行事 nenchuugyouji)

Di Jepang banyak festival-festival menarik yang diadakan setiap tahunnya. Banyak wisatawan asing yang penasaran dan ingin menonton festival-festival tersebut saat mereka berkunjung ke Jepang. Festival-festival tradisional Jepang ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri.
Acara tahunan tersebut dimulai dari awal tahun, yaitu:



1-3 Januari : tahun baru  お正月 (oshougatsu)
Saat tahun baru orang -orang Jepang pergi ke kuil Shinto dan Budha dan berdoa untuk  keselamatan dan kebahagiaan mereka di tahun berikutnya. Saat tahun baru juga ada tradisi memberikan angpau yang dikenal dengan sebutan otoshidama (お年玉), memasang kadomatsu (門松)yaitu hiasan tahun baru berupa ranting daun pinus dan potongan bambu yang diletakkan di depan pintu masuk rumah atau gedung. Kemudian ada juga tradisi berkirim kartu pos atau nengajou (年賀状) yang tiba tepat tanggal 1 Januari.

kadomatsu

otoshidama






3 Maret: festival anak perempuan/ festival boneka  ひな祭り (hinamatsuri)
Keluarga yang mempunyai anak perempuan merayakannya dengan memajang boneka hinaningyou di rumahnya. satu set boneka terdiri dari kaisar, permaisuri, puteri, dan pemain musik istana yang menggambarkan upacara pernikahan tradisional di Jepang. Ada hidangan khusus yang disajikan saat hinamatsuri, yaitu kue hishimochi, hikigari, makanan ringan hina arare, sup bening sari kaldu ikan tai atau kerang, dan chirashizushi.


hina ningyou



5 Mei : Hari anak-anak   こどもの日 (kodomono hi)
Hari raya untuk merayakan pertumbuhan dan kesehatan anak. Dahulu sebenarnya merupakan perayaan untuk merayakan pertumbuhan bagi anak laki-laki saja. keluarga yang mempunyai anak laki-laki juga memasang koinobori (bendera berbentuk ikan koi)

koinobori



7 Juli: festival bintang 七夕 (tanabata)


legenda tanabata


merupakan legenda yang berasal dari Cina yang menceritakan pertemuan Altair dan Vega yang tinggal di timur barat sungai yang ada di langit. Pada perayaan tanabata orang-orang Jepang mempunyai tradisi menuliskan harapan pada secarik kertas kemudian menggantungnya di batang bohon bambu yang disebut sasa.

pohon bambu yang dipasangi kertas berisi harapan



13 - 15 Agustus: Festival obon お盆 (obon)
bon odori
Merupakan perayaan agama Budha,  yaitu menyediakan sesaji untuk menyambut kedatangan arwah leluhur.  Hal ini diyakini bahwa setiap tahun selama obon, roh leluhur akan kembali ke dunia untuk mengunjungi keluarga mereka yang masih hidup. Saat perayaan obon rang-orang menggantung lentera di depan rumah merek untuk membimbing roh para leluhur, melakukan tarian obon (bon odori), mengunjungi makam para leluhur dan membuat sesaji berupa makanan yang diletakkan di kuil atau altar rumah. Pada akhir obon, lentera terapung diletakkan di sungai, danau, dan laut untuk memandu arwah leluhur kembali ke dunia mereka.

lentera terapung

sesajen di altar



15 September: Memandang bulan お月見 (otsukimi)
otsukimi adalah tradisi unik memandang bulan purnama di Jepang, terutama bulan purnama di musim gugur.Saat otsukimi biasanya warga Jepang memajang dekorasi yang terbuat dari rumput susuki dan menghidangkan kue beras yang disebut  tsukimi dango yang dinikmati sambil melihat bulan.

otsukimi dango




31 Desember: Malam tahun baru 大みそか (oomisoka)
osechi ryouri
tanggal tersebut merupakan hari terakhir dalam satu tahun . Orang-orang membersihkan rumah dan makan osechi ryouri (masakan tahun baru) sebagai persiapan menyambut tahun baru, Pada malam tahun baru orang Jepang mempunyai tradisi memakan soba yang disebut toshokoshi soba (soba melewati tahun).
toshikoshi soba